Rabu, 06 Juni 2012

Unlimited Dream to be a Winner


Foto saat terpilih menjadi juara harapan None 
Mendapat gelar seorang putri atau model dalam sebuah ajang pemilihan putri-putrian adalah impianku sedari kecil. Tentu sangat menarik dan bergengsi bisa menjadi duta dan bertemu dengna orang penting. Namun perlahan impian itu luntur dan sirna dikarenakan kondisi fisikku yang tidak memungkinkan. Aku seorang gadis bertubuh pendek dan sintal serta berwajah pas-pasan tidak mungkin bisa mendapatkan gelar itu.
Hidup memang tidak selalu kaku, seperti rumus matematika. Impian yang disertai dengan usaha dan doa kelak akan tercapai.
Moment pencapaian itu terjadi ketika aku duduk di bangku SMA kelas satu. Saat itu, Guru BP ku menawarkan perlombaan Abang None Buku Jakarta. Sebuah kompetisi yang diadakan oleh pemerintah DKI Jakarta untuk mencari duta membaca. Saat mendengar tawaran itu aku segera menolak karena yakin aku tidak akan lolos dengan persyaratan fisik. Sebelumnya aku telah berkali-kali mencoba mengikuti lomba serupa dan sudah pasti aku tidak lolos akibat ketidaksesuaian fisik.

Namun sang guru meyakinkanku bahwa lomba ini lebih menekankan pada intelektual peserta dibandingkan penampilan fisik semata.